Memaparkan catatan dengan label mengandung. Papar semua catatan
Memaparkan catatan dengan label mengandung. Papar semua catatan

Mei 25, 2009

TEN tips for a Healthier Working Pregnancy

Lilypie 1st Birthday Ticker

1 Don't be a 'superwoman'!
Get rest when you are not at work and reduce household chores, especially when approaching the delivery date. Studies show that one and a half hour of extra rest makes a lot of difference; uterine blood flow increases, and the supply of oxygen and other nutrients to your baby improves.

2 Relax when possible
If at all possible, lie down on your left side for ten minutes during your lunch break on a floor mat. Else, just rest your head on the table or elevate your feet. Relax your mind and body.

3 When exhaustion overtakes you, leave work early
If you are commuting to work using public transportation, don't be afraid to ask for assistance with regards to a seat, if necessary, from the conductor or driver.

4 Negotiate a flexible work schedule
Work out a schedule that suits your health. If you suffer from morning sickness, ask about coming in later and ending your workday later. On the other hand if you are an early riser and get tired easily in the afternoon, ask to come in early and end your workday early.

5 Telecommute whenever possible
Try and work out such that you can group assignments and attend office 2-3 times a week. The balance days of the week when your presence at the office is not necessary, you can work from home. Another alternative is to work part of the day at the office and part of the day from home but ascertain you are always open for office contact.

6 Ask for help
If a project or assignment is causing your health to suffer, speak up to your boss about getting the help of a coworker or even a temp worker to fill in for you. If need be, request the project be reassigned to someone else and take a less stressful assignment.

7 Snack - time
To maintain energy levels and to avoid nausea & heartburn (common ailments of pregnancy), stock up a selection of snacks to work and eat something every few hours.

8 Pregnancy emergency kit
Keep the kit in your desk drawer. It should contain lemon hard candies to beat nausea, an extra pair of undies or sanitary napkin for incontinence accidents, an Evian face mister for instant cool-offs, and a cache of crackers, pretzels, wafer cookies for snacking.

9 Write notes
Maintaining a notebook at all times can offset memory loss in the first trimester. Note down important work reminders. Jot down anything you consider important for you to remember or act on.

10 Heroine you are not!
If possible, start your maternity leave a week or 2 prior to your due date to give yourself ample time to rest before the big day.


The Final Word

You will probably decide on discontinuing work either on your doctor's advice or exhaustion. There are certain guidelines you should follow to minimize health complications that can worsen if you are working.

If your job is more rigorous in nature entailing heavy lifting, climbing or bending below the waist you should stop work by week 20. But if you have moderate load to tackle with rest periods in between, you can continue working till about week 28.

However you should consider giving up your job after conception if you are carrying more than one baby, had a previous miscarriage, or premature birth. Cut back on your work hours if you have been diagnosed with gestational diabetes or high blood pressure. Bottom-line: listen to your doctor's advice on when to quit your job, how many hours you can afford to put in and the nature of job you can continue with. Don't ignore your doctor's recommendations, no matter what your financial status.

If your job requires you to be on your feet all day, you should consider switching to desk job or stopping work beginning in your 24th week. If your job requires you to spend more than 30 minutes out of every hour on your feet, consider shifting to something sedentary by week 32.

Returning to work after baby:
Much of this depends on how you feel and the health of your baby. If all is well then returning to work is a personal choice. Whether you decide to take 3 whole months, less or more, some workday precautions apply as when you were pregnant.
-Avoid fatigue by taking short naps.
-Try to arrange to work from home sometimes.
-Go back part time rather full time until your body readjusts to your previous schedule.
-Push for a flexible work routine in order to accommodate to your baby's needs.

Above all, don't be afraid to enlist your husband's help with household and baby chores. Make certain to visit your doctor for a complete checkup before returning work. Take time out if despite your leave you still feel you need a break.

Source: www.welcomebabyhome.com

Oktober 30, 2008

Amalan-amalan ketika & selepas bersalin

Lilypie 1st Birthday Ticker

Kesakitan ketika bersalin merupakan ujian Allah s.w.t. ke atas kaum wanita. Ini merupakan nikmat yang Allah s.w.t. berikan kerana ia menguji iman seseorang. Jika bersabar dengan kesakitan yang dialami dan bersyukur dan memuji kebesaran Allah s.w.t., dosa kita akan diampunkan olehNya.

Doa-doa semasa bersalin

Surah Al-Anbiyak ayat 87

Sesungguhnya tiada Tuhan (yang dapat menolong) melainkan Engkau (ya Allah)! Maha Suci Engkau (daripada melakukan aniaya, tolongkanlah daku)! Sesungguhnya aku adalah dari orang-orang yang menganiaya diri sendiri

Ayat Kursi

Allah, tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, Yang Tetap hidup, Yang Kekal selama-lamanya mentadbirkan (sekalian makhlukNya). Yang tidak mengantuk usahkan tidur. Yang memiliki segala yang ada di langit dan yang ada di bumi. Tiada sesiapa yang dapat memberi syafaat (pertolongan) di sisiNya melainkan dengan izinNya. Yang Mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan apa yang ada di belakang mereka, sedang mereka tidak mengetahui sesuatu pun dari (kandungan) ilmu Allah melainkan apa yang Allah kehendaki (memberitahu kepadanya). Luasnya Kursi Allah (ilmuNya dan kekuasaanNya) meliputi langit dan bumi dan tiadalah menjadi keberatan kepada Allah menjaga serta memelihara keduanya. Dan Dialah Yang Maha Tinggi (darjat kemuliaanNya), lagi Maha Besar (kekuasaanNya).

Surah Al-A'raf ayat 54

Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah Yang Menciptakan langit dan bumi dalam enam masa lalu Dia bersemayam di atas Arasy; Dia melindungi malam dengan siang yang mengiringinya dengan deras (silih berganti) dan (Dia pula Yang Menciptakan) matahari dan bulan serta bintang-bintang, (semuanya) tunduk kepada perintahNya. Ingatlah, kepada Allah jualah tertentu urusan menciptakan (sekalian makhluk) dan urusan pemerintahan. Maha Suci Allah Yang Mencipta dan Mentadbirkan sekalian alam

Surah Al-Falaq

Katakanlah (wahai Muhammad): Aku berlindung kepada (Allah) Tuhan yang menciptakan sekalian makhluk.Dari bencana makhluk-makhluk yang Dia ciptakan. Dari bahaya gelap apabila ia masuk. Dari kejahatan makhluk-makhluk yang menghembus-hembus pada simpulan-simpulan (dan ikatan-ikatan).Serta dari kejahatan orang yang dengki apabila dia melakukan dengkinya.

Surah An-Nas

Katakanlah (wahai Muhammad): Aku berlindung kepada (Allah) Pemelihara sekalian manusia. Yang Menguasai sekalian manusia. Tuhan yang berhak disembah oleh sekalian manusia. Dari kejahatan pembisik penghasut yang timbul tenggelam. Yang melemparkan bisikan dan hasutannya ke dalam hati manusia. (Iaitu pembisik dan penghasut) dari kalangan jin dan manusia


Mandi wajib
  • Mandi Wiladah - selepas melahirkan anak
  • Mandi ketika kering dari darah nifas (darah kotor yg keluar selepas bersalin, sekurang2 sekejab dan paling lama 60 hari)

Tanggungjawab bapa
  • Mengazankan dan mengamatkan anak yang baru lahir
    Tujuannya adalah untuk mengingatkan kembali perjanjian bahawa hanya akan bertuhankan Allah s.w.t. ketika di alam rohani. Ini bersesuaian dengan firman Allah s.w.t. dalam surah Al'Araf ayat 172 yang berbunyi
    "Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak Adam dari tulang punggungnya dan Tuhan mengambil kesaksian sari mereka sendiri, firmanNya: Bukankah aku ini Tuhanmu? Mereka (roh manusia) menjawab: Benar! Kami telah menyaksikan. Nanti di hari kiamat agar kamu tidak mengatakan bahawa kami lalai tehadap hal ini."

Menanam uri

Mendoakan anak


- Doa agar anak patuh kepada Allah s.w.t.- surah Al-Baqarah ayat 128
Wahai Tuhan kami! Jadikanlah kami berdua: Orang-orang Islam (yang berserah diri) kepadaMu dan jadikanlah daripada keturunan kami: Umat Islam (yang berserah diri) kepadamu dan tunjukkanlah kepada kami syariat dan cara-cara ibadat kami dan terimalah taubat kami, sesungguhnya Engkaulah Maha Penerima taubat, lagi Maha Mengasihani.


- Doa agar diberi anak yang baik - surah Ali-Imran ayat 38
Ketika itu Nabi Zakaria berdoa kepada Tuhannya, katanya: Wahai Tuhanku! Kurniakanlah kepadaku dari sisiMu zuriat keturunan yang baik; sesungguhnya Engkau sentiasa Mendengar (menerima) doa permohonan.


- Doa agar anak menyenangkan hati - surah Furqan ayat 74
Dan juga mereka (yang diredai Allah itu ialah orang-orang) yang berdoa dengan berkata: Wahai Tuhan kami, berilah kami beroleh dari isteri-isteri dan zuriat keturunan kami: Perkara-perkara yang menyukakan hati melihatnya dan jadikanlah kami imam ikutan bagi orang-orang yang (mahu) bertakwa.


- Doa agar anak tetap mengerjakan sembahyang - surah Ibrahim ayat 40
Wahai Tuhanku! Jadikanlah daku orang yang mendirikan sembahyang dan demikianlah juga zuriat keturunanku. Wahai Tuhan kami, perkenankanlah doa permohonanku.


Panduan menamakan anak

  • Nama anak harus diberikan pd hari kelahirannya@ hari ketiga @ pada hari aqiqah @ beberapa hari selepas itu.
  • Nama anak hendaklah dipilih dari nama-nama yang baik dan haram menggunakan nama yang mengabdi kepada sesuatu dari Allah s.w.t seperti Abdul Uzza, Abdul Kaabah dan lain-lain


Menyembelih aqiqah

Mengkhitankan anak
Menurut Imam Shafie berkhitan adalah wajib.

Hikmah berkhitan.

  • Asas daripada kebersihan dan merupakan syariat Islam yang perlu dikerjakan
  • Menyempurnakan tuntutan syarak yg sesuai dgn sunnah Nabi Ibrahim a.s. dan Nabi Muhammad s.a.w.
  • Sebagai perbezaan antara orang Islam dan penganut agama lain
  • Dari aspek kesihatan ia mendatangkan kebersihan pada zakar dan membebaskan kekotoran yang tersimpan di dalamnya
  • Menjaga kesihatan batin serta memelihara dari menghidapi penyakit kelamin